Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label MAMA OH MAMA. Show all posts
Showing posts with label MAMA OH MAMA. Show all posts

Perempuan Bawel

Written By Unknown on Saturday, December 22, 2012 | 7:44 AM



ANGGAP DALAM TEATER SEJENAK, Bu Santi berdiri di cermin dan memberi isyarat kepada ibu-ibu sedang kecewa terhadap perilaku dan ucap lampah suaminya. Ruang tamu di padati para tamu perempuan. Lalu beraktion dengan menilik dirinya. jalan lenggak-lenggok. Wajahnya di tatapi. Mata menatap sendu sambil berdesah lalu di bundarkan mulutnya ..., muach!

Para ibu-ibu menatap heran dan merasa geli melihat tingkah polah bu Santi bercermin bak peragawati di cat walk. Terdengar suara cekikikan tertahan ...

"Sebentar perhatikan ya!" Kata bu Santi memberi aba-aba.

Bu Santi menarik napas dalam-dalam.

Berdiri mematung di depan cermin, membetulkan rambut rapi agar terlihat lebih rapi. Membetulkan krag bajunya dekat leher seperti sedang membetulkan dasi pria saja. Katanya: "ceritanya ini suami sedang bercermin siap mau pergi keluar rumah bukan pada waktu jam kantor atau bukan pada waktu jam kerja. Pakaian keren berdasi. Ketika bercermin suami bicara begini ...."

"Kenapa perempuan kunikahi itu jadi berubah? Cerewet! Tidak lagi mengurus dirinya sendiri! Tidak terlihat cantik dan manis seperti dulu! Sekarang semua itu tidak ada lagi. Rambut di sanggul kecil amburadul! Kata suami sambil bercermin. Anak-anak di biarkan menangis dan menangis. Aku jadi pusing pulang ke rumah. Aku jadi tidak kerasan tinggal di rumah! Padahal dulu aku sangat tergila-gila padanya! Aku tak dapat hidup tanpanya! Aku sampai menangis kepadanya saat dia akan di nikahkan dengan orang lain oleh orang tuanya."

Ibu-ibu melihat gunaman bu Santi ala suami sedang bercermin memancing gelak tawa ...

Bu Santi sendiri sejenak tertawa tertahan merasa geli akan teater menariknya.

Suami masih tetap memandangi dirinya di cermin. Omelan istri terhadap anak-anaknya selalu saja ada omelan. Kesalahan sedikit saja semisal handuk bekas mandi tidak di jemur di tempat jemuran. Anak-anak sudah gede masih manja tidak ikut menata dirinya dan rumah agar tidak kelihatan berantakan! Belum lagi paling kecil menangis melulu. Maka di rumah ini rasanya seperti di neraka saja. Mana lelah pulang kerja. Jika di larang jangan ngomel melulu malah perempuan itu berbalik memarahi dirinya. Mending cari hiburan di luar sana ...

Mata ibu-ibu terbelalak menatap khawatir.

"Ingat ibu-ibu di luar sana ...," kata bu Santi memberi pandangan tentang di luar rumah. "Perempuan instan dan siap saji. Ada pelangi di matanya! Berkedip-kedip memanggil dengan bulu mata lentiknya. Mata berkedip bukan penyakit mata atau kelilipan. Bibir merahnya menjual asmara. Pipi merahnya bagaikan tomat matang. Tubuh mungilnya berbalut baju kurang bahan, dari atas sampai bawah nyaris telanjang. Menggemaskan semua laki sedang kecewa di rumahnya.

Gaya bicara bu Santi dengan perilaku memerankan perempuan instan dan siap saji. "Wah! Suwiiittt suiwww ...., pluit laki penggoda perempuan."

"Hahahahayyyyy ...."
"Wak wak wak ..."
"Ahahahaha ..."

Begitu ruang tamu jadi gegap gempita dengan macam-macam komen ibu-ibu sampai ada yang mencucurkan air mata sebab tertawa sangat enjoy.

"Bisa aja tuh bu Santi kalau cerita!"
"Da bu Santi kalau kumpul ada saja ceritanya ..."

"Aku cuma ngasih tahu semua ibu-ibu ..., jangan bawel! Di rumah keadaan semrawut itu segera sambut suami dengan mesra dan sediakan kesukaannya lalu ajak kerjasama menyelesaikan pekerjaan rumah yang seabreg! Sedangkan suami tidak mau tahu kerjaan perempuan di rumah itu dari a-z! Duapuluhempatjam! Suami maunya serba BERES!" Sahut bu Santi mengingatkan. "Ingat! Perempuan ada pelangi di matanya siap melayani siapapun dengan tanpa malu , di gandengnya ..., di bawakan tasnya ke dalam rumah dengan mesra. Di bukakan sepatunya. Di sediakan makanan dan minuman kesukaannya ..., di bukakan dasinya ...lalu selanjutnya terserah anda!"

"Uuuuuuhhhhhhh ...," teriakan ibu-ibu merasa geli.

"Yahhhh aku cuma memberi peringatan saja! Seperti itulah akan terjadi jika tidak menyikapi situasi rumah tangga!"

"Apa kata suami sesampai di rumah? Apa sih kerjamu di rumah?"

Sepi.

Semua perempuan-perempuan terdiam.

"Apa perlu ku ulangi lagi cerita pendek ini?" Tanya bu Santi menyudahi aktion di depan cermin.

Napas perempuan-perempuan terdengar mendesah gelisah.

"Maka perbaiki diri seperti cinta pertama bertemu, sebagai gadis cantik. Manis. Menarik. Pernikahan bukan akhir percintaan tetapi awal ujian dimana cinta mula-mula tadi sebelum nikah akan terbukti setelah menikah, cinta apa sebenarnya. Rupa, harta atau tahta?"

Sepi

"Jangan sampai anak jadi korban ke egoisan orang tua, dengan adanya perceraian. Bayangkan jika terjadi perceraian. Anak kecewa. Dia jika datang ke ibunya akan di dapat bapa tiri. Jika datang kepada Bapanya ada ibu tiri. Lalu tinggallah bersama neneknya. Kasihan kan?"

***

label/MAMA OH MAMA
Pesan  NOVEL-SEPERTI-AKU, bisa ke in box maria ana. atau langsung ke penerbit www.leutikaprio.com
Temukan halaman di face books: Mariana.
Gabung belajar bersama: groups/hobibacanulisgambar.HBNG/
hobibacanulisgambar.wordpress.com/
 info Amazon.com. Klik, Shop Amazon Computers – New Laptops for 2012

Istri Matere



PAMAN GARANG, sebut saja namanya Garang. Sesuai wajahnya garang, kasar dan berangasan. Sering datang tiba-tiba ke Mama hanya untuk menyampaikan kekesalan terhadap istrinya yang notabene masih adik Mama Mia. 

Mama Mia sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya. Tiba-tiba saja paman Brangasan muncul dan tanpa ba bi bu langsung bicara kepada Mama; "aku tidak sangka punya istri matere!"

Mama Mia kaget. Sekelilingnya di lihat matahari sedang memancar sangat panas, sangat baik buat menjemur baju dan segera kering. Tiba-tiba mendengar kalimat itu Mama Mia terpana. Panas matahari terasa bertambah membakar wajahnya. Namun di sadari harus bicara seanggun mungkin katanya, "oh ya? Apa dulu lagi pacaran istrimu itu tidak matere? Cerita istrimu itu kamu baik! Apapun dimintanya! Berapapun jumlah uang kau berikan juga! Sehingga adikku itu menjadikanmu suaminya! Kenapa sekarang jadi masalah? Istrimu sendiri di sebut matere? Anak-anakmu mo di beri makan apa?"

Paman Garang tidak bisa mengelak lalu pergi begitu saja. Datang dan pergi tanpa di undang.
Mama Mia geleng-geleng kepala.
"Heran, punya suami gila! Istrinya sendiri di sebut matere!" Gunam Mama Mia."Ngomongnya sama siapa? Aku ini kakaknya! Ngomongin istrinya sama kakaknya lagi! Hih! Amit-amit punya suami seperti itu!"

***

label/MAMA OH MAMA
Pesan  NOVEL-SEPERTI-AKU, bisa ke in box maria ana. atau langsung ke penerbit www.leutikaprio.com
Temukan halaman di face books: Mariana.
Gabung belajar bersama: groups/hobibacanulisgambar.HBNG/
hobibacanulisgambar.wordpress.com/
 info Amazon.com. Klik, Shop Amazon Computers – New Laptops for 2012

Keluhan Istri Kepada Suami




DALAM KERUMUNAN PEREMPUAN MENGANTARKAN ANAK-ANAK SEKOLAH, Hiruk pikuk seperti di pasar saja. Maklum anak-anak masih harus di antar jemput sekolah. Apalagi anaknya masih balita masuk sekolah Taman Kanak-kanak dan masih Sekolah Dasar kelas satu. Jarang di dapat lelaki pengantar anak-anaknya. Entah laki-laki itu Bapaknya atau paman dan kakek.

Anak-anak masuk kelas dan ibu-ibu berkumpul dengan kesibukan masing-masing. Ada pergi ke pasar atau berkumpul di kantin atau duduk-duduk  ditempat tunggu.

"Aku paling sebal kalau uang belanja dan lain-lain di jatah!" Celetuk seorang ibu. Sebut saja ibu Andi karena anak sekolahnya bernama Andi.

Sesaat ibu-ibu berhenti kegiatan cerita-cerita uniknya dalam berumah tangga.

"Padahal aku tahu ..., di dompetnya itu banyak sekali uangnya ...," lanjut ibu Andi. "Makanya aku sering mencopet aja di dompetnya!"

Ibu-ibu mendengar cerita uniknya itu malah tertawa terbahak-bahak. Keadaan menjadi ramai dengan tertawa terpingkal-pingkal.

"Punya suami tu ternyata pelit! Galak! Membentak! Marah-maha! Sukanya cuma nyuruh-nyuruh melulu! Mentang-mentang bisa cari duit!" Tambah bu Andi kesal!"Makanya berharga pembantu dapat gaji, uang jajan, makan terjamin. Istri? Semua pekerjaan rumah dari a-z, bisa dua puluh empat jam! NON STOP! Istri ternyata lebih rendah dari pembantu rumah tangga tanpa gajih! Jadi baby siter anak-anaknya dan jika malam mau tidak mau harus mau ..., meladeni ...

Aku mendengar cerita unik ibu-ibu seperti itu cuma bengong.
Ibu-ibu semua berkomentar sama tentang suami-suaminya.

Pikirku, kok bisa ya? Apa memang suami namanya lelaki itu pelit! Galak! Bapakku lelaki pada Mama tidak demikian. Seberapapun Bapa dapat uang seusai usaha semua di berikan pada Mama. Bapa aku tidak pelit! Mama dengan bebas membeli apa saja keperluan dirinya dan rumah tangga untuk sekeluarga. Bapa sangat sayang Mama ..., bahkan Bapa ngak pernah membentak Mama! Begitupun terhadap anak-anaknya yang banyak! Bapa hanya senyum dan senyum melulu. Manis. Bapa aku tu tampan! Bapa suka membantu pekerjaan Mama dan sebaliknyapun Mama suka membantu Bapa dalam usahanya. Orang tua selamanya selalu harmonis.

***

label/MAMA OH MAMA
Pesan  NOVEL-SEPERTI-AKU, bisa ke in box maria ana. atau langsung ke penerbit www.leutikaprio.com
Temukan halaman di face books: Mariana.
Gabung belajar bersama: groups/hobibacanulisgambar.HBNG/
hobibacanulisgambar.wordpress.com/
 info Amazon.com. Klik, Shop Amazon Computers – New Laptops for 2012

DOA MAMA

Written By Unknown on Friday, December 21, 2012 | 11:18 PM




KETIKA MAMA, memandikan, di pakaikan baju, menyuapi makan dan lain-lain, maksudnya melayani aku anaknya sampai sekolah dan dewasa. DOA MAMA dalam bahasa daerah Sunda hanya itu-itu saja doanya, Neng Geugeu anu geulis ka wanti-wanti! Jalankeun parentah Gusti Allah shalat 5 waktu, sunnahna, puasa wajib, puasa sunnah senen kemis jeung na wewedalan. Sangkan jadi budak mulya. Dijalan di pasampangan jeung dimana wae, sing seueur anu welas asih! Neng kudu ngajungjung harkat darajat anu ngadorong kana cita-cita geulis reujeun ka kolot! Udag kahayang anjeun!

Bahasa Indonesia: Anakku nan cantik! Jalankan perintah Allah Subhanahuwata'alla shalat 5 waktu, sunnahnya, puasa wajib, puasa sunnah senen kamis dan hari kelahiran. Supaya jadi anak mulya. Dimanapun kamu berada, semoga banyak yang mengasihi. Semoga dimanapun kamu berada banyak orang mengasihi! Neng harus mengangkat martabat sehingga mendorong kepada cita-cita cantik, juga kepada orang tua. Kejar keinginanmu!"

***

WAKTU MENDENGAR DOA MAMA, merasa biasa saja. Aku hanya mendengar dan mendengar. Melihat wajah Mama berdoa dengan bibirnya selalu berdoa seperti itu. Lalu aku sambut dengan tersenyum. Aku anggap Mama sudah biasa berdoa seperti itu. Aku suka-suka saja.

Baru sekarang terasa doa Mama itu berbeda, selalu terngiang di telingaku. Rasanya belum lama. Rasanya baru kemaren saja.

Mama bercerita; "Lucu Geugeu ini, ketika di tanya jika sudah besar nanti mau jadi apa? Jawabnya ..., ingin seperti Mama ..."
Bapa dan saudara-saudara mendengar cerita Mama tentang aku, semua menyambutnya tersenyum.
Waktu itu aku berada dalam pangkuan Mama.

Aku tersenyum tidak mengerti. Ingin seperti Mama?

***

label/MAMA OH MAMA
Pesan  NOVEL-SEPERTI-AKU, bisa ke in box maria ana. atau langsung ke penerbit www.leutikaprio.com
Temukan halaman di face books: Mariana.
Gabung belajar bersama: groups/hobibacanulisgambar.HBNG/
hobibacanulisgambar.wordpress.com/
 info Amazon.com. Klik, Shop Amazon Computers – New Laptops for 2012


Dunia Pengunjung

Selamat datang di blog hobibacanulisgambar, semoga bermanfaat dan menginspirasi para pengunjung.

Translate

Bismillahirahmanirahim

Powered by Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hobi Baca Nulis Gambar - All Rights Reserved