Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label SEPI. Show all posts
Showing posts with label SEPI. Show all posts

Bersama Bulan dan Bintang

Written By Unknown on Thursday, September 26, 2013 | 7:33 AM





Bersama Bulan Bintang
Pesan hidup itu jangan STMJ= shalat terus maksiat jalan! yu shalat isya dululah ... #mariaanabersamabulanbintang
saat-saat kesetiaan itu harus dan wajib membalas dengan berikan pula kesetiaan karena malam penumpahan segala kelelahan, keletihan, kelesuan, kelemahan setia di sambut NGANTUK! Met bo n doa ...
melambaikan kilauan cahayanya ..., oh indahnya ...ingin ku raih lambaian kilau cahayamu, ku hanya bisa memandangimu. Anginpun mengajak bermain menikmati semilir mengelus dari ujjung kaki sampai ujung rambut dan bersapa angin ingin bersama dalam senyap dan damai ..., terima kasih ya Allah ...
MALMINGKU ..., tokoh si gembelehe blum pulang kerja, reman japremnya pulz, yg lagi jatih cinta jauh di pulau asyik on the sky ..., yg kerek juga ada ..., orang kaya wah pergi tanpa pean ...., bulan bintang ngak hadir malam berawan ..., mending isya dululah ..., ntar dah beres cerita tatitu ..., naninu ...bla bla bla ... , itupun klau blum ada jemputan ...cinta setiaku ...NGANTUK!
Malam semakin larut, malmingankah belum juga pada pulang? Memapah kesetiaan meletakkan segala kelelahan di haribaan yang telah di sediakan sesuai amal-amalan ..., kasur dan bantal guling udah nungguin. Orang bijak berkata penghasilan itu saeutik kudu mahi! Gede kudu nyesa ..., anu jelas mah cuma numpang lewat ..., itupun di syukuri masih ada yang numpang lewat. Apalagi menuju tanggal tua ..., sigembelehe udah wajahnya pucat! Gawe ngan ulin piknik! Beak be ... belum waktunya dah kere! Met obo aja ...doa!
semoga kau bahagia bersama gadismu ... , jangan pedulikan penderitaan tercabiknya hati ibarat masuk dalam penggilingan daging untuk di jadikan panganan sosis. Jika masuk dalam penggodogan menjadikan lembek tinggal di sajikan untuk panganan para anjing-anjing kelaparan ... , namun kehidupan harus tetap berlanjut! Begitu saiyang ..., Purnama yang di tunggu masih balik awan dalam jentringnya kacapi ... SERAT SALIRA! Murupuy hujan ...
Purnamakah? Di tunggu datang juga namun tenggelam di balik awan malam dalam rintihan rintiknya hujan deras ... lalu melodi petikan jari jemari hujan bersenandung rindu! Rindu betapa rindu hatiku tiada tertahan ..., memapah nyelonong tak tertahankan rindu di peraduan hangatnya ...di sambut NGANTUK! Met malam all ..., sambil komat-kamit berdoa ...
aduh bola Indonesia vs Malayasia ...enk ink eeeeeeeeennnnnnnnkkkkkkkkkk
atu atu babak 2 ...moga sing meunang!
yang dengan setianya memapah jalan2-Nya salah satunya NGANTUK lalu berdoa met malam all ...
Seharusnya bulan hadir dengan cahaya benderangnya, pun bintang dengan cahaya kemilau khasnya namun malam nampak kelabu sebagai sisa hujan sore tadi ..., mendung, dingin dan disergap derap NGANTUK! Met malam all ... , saatnya berdoa tuk obo ...
senja tadi hujan deras telah melepaskan rasa panas. kekeringan dan dahaga tanaman ..., mereka kembali segar. Udara pengap polusipun telah terbawa melegakan napas baru. Dan malam ini bulan sedang mendekati purnama walau awan masih menyelimutinya di temani salah satu bintang sangat terang berkilau ..., indah walau tanpamu ..., met malam all ...
***
Words 451
Size 12
Spasi 1 ½
New Roman



·         Gabung belajar nulis bersama secara on line di  groups/hobibacanulisgambar.HBNG
·         Halaman fanspage facebook: HOBI BACA NULIS GAMBAR (HBNG)
·          http://www.facebook.com/pages/NOVEL-SEPERTI-AKU/  Pesan bisa ke in box maria ana.  
atau langsung ke penerbit www.leutikaprio.com
·         Belum ad admin? Ya ad dulu ya  Maria ana.
·         Belum ad? Ya ad dululah http://www.facebook.com/ari.hidayat.
·         http://www.facebook.com/pages/hobibacanulisgambarjejualan.com
hobibacanulisgambar.wordpress.com/
 info Amazon.com. Klik, Shop Amazon Computers – New Laptop


RUANG SEPI

Written By Unknown on Friday, November 30, 2012 | 9:43 PM





RUANG PERTEMUAN, Jhonscase, Jheanreal dan Jheanarts (tiga tokoh). Jhonscase cowok cuek, Jheanreal  dan Jheanarts adalah cewek bawel. Mereka mengelilingi meja di kursi masing-masing. Usia mereka termasuk dewasa. Sambil menimati kopi panas dan makanan cemilan. Menjelang siang bertiga tersebut sedang santai cukup leluasa. Jheanreal siap segala resiko di hadapi karena menyadari berhadapan diskusi dengan Jhonscase dan Jheanarts paling bawel. Mereka orang-orang prinsipil, tidak bisa di ajak kompromi atau tidak pernah ketemu titik temu. Masing-masing mempertahankan diskripsinya sehingga tak urung meramaikan suasana damai jadi keributan. Mereka berpotensi menjadi provokator.


“Ahahahaha …, Jheanreal tertawa dalam hati. “Asyik kalau kumpul begini …, siap mental buat debat kusir …, walau pada akhirnya pendapat menurut selera masing-masing. Sepakat namun tidak sepakat. Walau demikian mengalihkan perhatian mereka agar ada bahan pembicaraan. Semoga bermanfaat. ”


Jheanreal seperti biasa sebagai peng-ide diskusi di setiap pertemuan untuk membahas hal-hal berkaitan dengan apa terjadi dalam lingkungan perilaku keseharian di tempat bace cam ini.


Pikir Jheanreal, ”suasana sekarang ini cocok membahas SEPI. Sering dengar ucapan SEPI dari tidak hadirnya Jheancamod cewek biang kerok keributan. Sangat terasa SEPI. Jhoncapen cowok imut belum hadir.

“SEPI!” Kata Jheanreal membuka suasana SEPI.

Mereka tertegun dengar kata Jheanreal. Padahal mereka paling sering mengatakan SEPI, jika teman diskusi lainnya belum hadir di tujukan kepada Jhoncapen laki-laki dan Jheancamod paling sering bermasalah dalam perilakunya. Nama-nama mereka memang merupakan julukan sebagai tujuan hidup mereka. Mari kita ikuti diskusi mereka (Jheanreal, Jhonscase dan Jheanarts). Jheanreal bicara. Kepada Jheanarts, “kamu …, sering katakan SEPI ketika Jheancamod belum hadir …,”

Kontan Jheanarts tertawa, “hahahahaha …, emang SEPI kalau ngak ada dia!”


Jhonscase imut geli.

“Kenapa menyebutnya SEPI?” Tanya Jheanreal senyum geli.

“Ya karena …,” jawab Jheanarts tak langsung jawab dan kemudian di lanjut jawaban oleh Jheanreal, “tak ada teman bikin cekcok, bikin keributan. Memang kalian berpotensi tawuran hahahahaha …”

“Abis dia suka bikin gara-gara …,” bela Jheanarts ingin menang sendiri.

“O sama-sama suka bikin gara-gara kan?” Timpal Jheanreal …, kalau ngak ada terasa SEPI …”

“He he he he …”

“Kita bahas masalah SEPI …,”lanjut Jheanreal mengarahkan pembicaraan diskusi kali ini. “Jadi menurutmu SEPI itu apa?”

“SEPI? Hm adalah biasanya ada teman bikin ribut dan ketika teman bikin ribut itu tidak ada, baru terasa SEPI.”

“Jadi SEPI itu masalah ADA dan TIDAK ADA …,” Jheanreal berkesimpulan. “SEPI berkaitan dengan rasa. Biasanya rasa ada hubungan dengan lidah mencicipi sesuatu makanan (asin, manis, tawar, kecut, pahit dll) atau minuman. Apakah SEPI berkaitan dengan rasa berarti ada hubungan dengan lidah? Ya tentu tidak berkaitan dengan lidah. Tapi bagaimana tahu rasa SEPI? (Nanti di bahasnya).

Kesimpulan asal muasal apa, siapa dan mengapa SEPI adalah dari BIASA ADA/  ADA HADIR/ BIASA BERKUMPUL dan kemudian TIDAK ADA/ TIDAK HADIR/ TIDAK BERKUMPUL. Merasa sendiri/ sendirian.
 

Dimana dan kapanpun, maksudnya tidak mengenal waktu dan tempat bisa terjadi SEPI. Maka Jheanreal berpikir bahwa sangat penting meneliti SEPI untuk di jadikan ilmu pengetahuan agar manusia tidak hanya sekedar tahu tapi dapat mengenal dan memahami SEPI.

Tanpa di beritahu siapapun dari mana asal muasal SEPI? Ternyata SEPI itu telah ada dengan sendirinya dalam diri manusia. Allah telah menyertakan salah satu SEPI dalam diri kita. SEPI sebagai karunia-Nya adalah suatu rasa sangat besar manfaatnya bagi kelanjutan hidup ini. SEPI ada dua sisi berbeda yaitu ada positif dan negative. Maka Jheanreal berpikir bahwa sangat penting meneliti SEPI dan akan menjadi ilmu pengetahuan untuk bisa mengelola SEPI dengan baik dan benar.

***

Dunia Pengunjung

Selamat datang di blog hobibacanulisgambar, semoga bermanfaat dan menginspirasi para pengunjung.

Translate

Bismillahirahmanirahim

Powered by Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hobi Baca Nulis Gambar - All Rights Reserved